Muda, Sakinah, Mawadah, Warahmah. Akronim dari empat kata sifat itu dirangkum menjadi nama sebuah pengajian, Musawarah. Kajian yang diinisiasi para artis Indonesia setelah memutuskan untuk hijrah, kembali menerapkan ajaran Islam secara kaffah.

Tentu saja proses hijrah bukanlah sebuah jalan yang mudah. Butuh banyak hal untuk tetap istiqomah berada di jalan yang benar. Oleh karenanya pada tahun 2016 beberapa artis seperti Dude Herlino, Dimas Seto, Teuku Wisnu, dan Arie Untung, berinisiatif mempelopori pengajian ini.

Tujuannya adalah untuk saling belajar, merapatkan shaf, dan merekatkan ukhuwah. Proses hijrah yang berat itu akan lebih mudah dilewati bila dilalui bareng-bareng. Belajar bareng, bener bareng, pinter bareng.

Informasi ini disampaikan oleh Ummiabi

Kajian Musawarah ala Artis Hijrah

Yuk, kita kenalan lebih jauh dengan pengajian Musawarah yang diinisiasi artis hijrah. Kita jadikan inspirasi untuk istiqomah menjalankan hijrah di jalan Islam yang lurus. Simak ulasan kami berikut ini.

Terus berkembang

Pengajian Musawarah tadinya hanya digelar kecil-kecilan. Namun seiring berjalannya waktu, pengajian ini terus berkembang. Acara-acara yang digelar bersama ustadz-ustadz kondang seperti Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat menjadi magnet bagi makin tertariknya artis ibukota untuk berhijrah.

Nama-nama baru bergabung. Dari deretan artis pria seperti, Baim Wong, Primus Yustisio, Ricky Harun, dan Roger Danuarta telah bergabung. Dari deretan artis wanita, nama-nama seperti Oki Setiana Dewi, Shireen Sungkar, Zaskia Sungkar, dan Dewi Sandra juga telah bergabung.

Keberadaan mereka menjadikan impact dakwah pengajian Musawarah berkali-kali lipat lebih kuat. Jika masing-masing dari mereka memiliki seribu pengikut setia di media sosial. Keberadaan mereka dan istiqomahnya mereka membagikan semua aktivitas dan konten pengajiannya memberikan dampak kepada lebih dari sepuluh ribu orang. 

Menepis Isu Eksklusif

Dunia artis memang diwarnai oleh fans dan haters. Sekalipun sudah berusaha hijrah kembali ke ajaran Islam yang lurus, ada saja orang-orang yang membenci tindakan mereka. Tudingan-tudingan seperti pengajian mereka eksklusif, tertutup, dan radikal bermunculan.

Menepis isu ini, Arie Untung salah satu member Pengajian Musawarah ketika diwawancara oleh Kumparan menyatakan “Sebenarnya bukan mau ekslusif. Tapi kami butuh ruang yang berbeda untuk belajar. Karena kalau di tempat umum, banyak yang minta foto, dan sebagainya. Jadi tidak fokus”.

Selain itu, seiring dengan semakin membesarnya pengajian Musawarah membuat mereka berkembang untuk tidak hanya mengadakan kajian-kajian atau kegiatan sosial yang melibatkan orang banyak. Sehingga semua orang dari kalangan apapun dapat ikut belajar bersama dan berbagi kebaikan bersama mereka.

Selain mengadakan acara-acara umum, jamaah pengajian Musawarah juga istiqomah meninggalkan riba dan membangun bisnis-bisnis yang halal dan bermanfaat bagi umat. Sehingga hijrahnya setiap jemaah pengajian Musawarah makin terasa dampaknya bagi umat Islam di Indonesia.

Tagged in: